Senin, 30 Oktober 2017

Model Terrarium Menurut Lingkungan

1. Terrarium Udara Terbuka
Terrarium dengan bagian atas terbuka atau tidak menggunakan penutup wadah. Terrarium udara terbuka merupakan jenis terrarium yang paling mudah dibuat dan dirawat. Pembuat terrarium bahkan dapat membuat dekorasi tanaman dalam waktu yang sangat singkat. Terrarium terbuka tidak memiliki resiko terserang jamur pathogen ataupun bakteri karena kondisi lingkungan yang terlalu lembab. Pembuat terrarium hanya menekankan poin pada desain untuk dikombinasikan dengan sudut pandang ruangan.


2. Terrarium Udara Tertutup
Terrarium dengan kondisi lingkungan tertutup rapat di semua bagian. Tujuannya untuk membuat biosfer yang unik di dalam terarium tersebut. Dalam hal pembuatan dan perawatan, terarium tertutup memiliki tingkat kesulitan yang lebih rumit. Banyak tantangan tertentu dalam membuat terarium tertutup, salah satunya dalam pemilihan jenis tanaman, pemilihan media tanam dan keberadaan jamur patogen. Terarium jenis ini biasanya memiliki mulut botol (bagian atas) yang kecil untuk meletakkan tanaman dan material lainnya, sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk membuat desain yang bagus dalam volume wadah yang terbatas.


Rabu, 25 Oktober 2017

ORDER TERRARIUM MINI, SEKARANG ^.^

Cinta Tanaman ???

JUAL
MINI TERRARIUM ONLINE

ü  Langsung Kirim Ke Rumah
ü  Garansi Tanaman Hidup
ü  Disertai Panduan Perawatan
ü  Banyak Jenis Terrarium - TERLENGKAP

Hubungi
WA : 082134939269
Instagram : @lolitttop

Sabtu, 21 Oktober 2017

Tentang Terrarium


Terarium adalah media atau wadah yang terbuat dari kaca atau plastik transparan berisi tanaman, yang diperuntukkan bagi beragam kebutuhan, seperti untuk penelitian, metode bercocok tanam maupun dekorasi. Dapat dikatakan bahwa terarium merupakan biosfer buatan yang paling alami karena fungsi biologis yang terjadi dalam terarium pun mirip dengan yang terjadi di alam. Sehingga terarium dapat juga dijadikan laboratorium biologi mini. Terarium akan menampilkan taman miniatur dalam media kaca.
            Seperti disebutkan diatas, maksud utama dari terrarium itu sendiri adalah menciptakan replika atau miniatur ekosistem dari tumbuh-tumbuhan maupun binatang. Sehingga, media-media pendukung ekosistem tersebut pun dibutuhkan untuk menciptakan terrarium yang baik. Antara lain adalah tanah, pasir, maupun batu-batuan.  Dapat disimpulkan bahwa terrarium adalah biosfer buatan yang alami karena membentuk suatu fungsi biologis didalamnya.